Popular Articles

  • Pemandangan Gunung Fuji dengan sakura
    Category: Pemandangan

    Tempat dengan Pemandangan Gunung Fuji Terindah Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang terletak di antara dua prefektur, Yamanashi dan Shizuoka. Gunung tinggi 3,776 meter ini dapat dilihat dari prefektur-prefektur lain seperti Tokyo dan Chiba. Tetapi gunung ini terlihat paling indah dari dekat. Berikut adalah beberapa tempat di prefektur Yamanashi dengan pemangandangan Gunung Fuji yang sangat indah. Mengenai Gunung Fuji Gunung Fuji adalah gunung berapi aktif dan merupakan gunung tertinggi di Jepang yang terletak di antara prefektur Shizuoka dan Yamanashi. Pada tahun 2013, gunung ini dan beberapa tempat di sekitarnya dinamakan sebagai situs warisan dunia UNESCO karena pengaruhnya kepada budaya, literatur dan seni Jepang. Setiap tahun, gunung ini dibuka untuk hiking dari Juli sampai pertengahan Seeptember. Lebih dari 200,000 pendaki mengunjungi Gunung Fuji untuk mendakinya dan melihat pemandangan dari puncak gunung ini.

    21.aug 2018

  • Tanabata: “Festival Bintang” Jepang

    Tanabata: “Festival Bintang” Jepang 7 Juli merupakan hari Tanabata (七夕), festival tradisional Jepang yang dirayakan setiap musim panas. Pada festival ini, orang-orang menulis permohonannya di kertas berwarna-warni yang bernama “tanzaku” dan diikatkan di ranting daun bambu. Pada hari ini, festival Tanabata dirayakan dari skala yang kecil sampai yang besar di seluruh Jepang. Festival Tanabata merupakan salah satu cara terbaik untuk merasakan budaya Jepang pada musim panas. Jadi, apa makna dibalik festival Tanabata? Berikut adalah penjelasan mengenai festival ini dan tiga festival tanabata terbaik di Jepang.

    21.aug 2018

  • Eksterior Teater Kabukiza pada malam hari

    Kabukiza: Pertunjukan Kabuki dan Cara Membeli Tiketnya Kabuki (歌舞伎) adalah pertunjukan yang harus dilihat ketika Anda datang ke Jepang. Pertunjukan yang luar biasa dan mempesonakan ini menunjukkan sisi Jepang yang jarang dilihat di jalanan Tokyo. Di distrik Ginza, terdapat Kabukiza (歌舞伎座), teater Kabuki yang dibangun dengan arsitektur tradisional yang mempesonakan di pertengahan kota modern ini. Pertunjukan Kabuki di Kabukiza dilakukan hampir setiap hari, di mana setiap pertunjukannya berlangsung selama 30 menit sampai seharian. Tidak ada alasan yang tepat untuk tidak mengunjungi teater Jepang yang mewah ini di Kabukiza. Apa itu Kabuki? Mungkin Anda sudah pernah mendengar mengenai “Kabuki”, tetapi banyak yang tidak tahu cerita dibalik aliran drama tradisional Jepang ini. Kata “Kabuki” datang dari istilah kabuki-mono yang berarti seseorang yang berbeda atua eksentrik. Seni drama ini dikatakan sudah dimulai sejak, tahun 1603, di mana gadis kuil, Izumo no Okuni, mulai meniru pria eksentrik melalui tarian dan akting yang semarak. Dengan menggunakan pakaian yang menyolok dan cara tarian yang tidak konvensional dan unik, genre drama ini menarik perhatian para penduduk Jepang dan menjadi terkenal. Ini adalah genre drama pertama di Jepang yang dapat ditonton dan dinikmati oleh orang kelas menengah. Pemerintah Edo melarang Kabuki, ketika penampil yang semuanya wanita, mempunyai sikap yang sembrono diluar panggung dan terlibat dengan hubungan bersama penonton. Karena hal ini, penampil Kabuki diperankan oleh pria, dan menjadi Kabuki yang kita kenal saat ini. Sejak itu, Kabuki hanya ditampilkan oleh aktor pria, dan aktor pria yang memerani peran wanita disebut onnagata. Gaya dan alir cerita Kabuki saat ini tidak berubah banyak sejak 1700-an dan 1800-an.

    21.aug 2018

  • Tarian Takachiho Kagura
    Category: Kuil
    Area: Takachiho

    Takachiho Kagura: Tarian Spiritual dan Tradisional Miyazaki Tarian tradisional Yokagura yang suci dapat dilihat di dalam Kuil Takachiho yang terletak di prefektur Miyazaki. Anda juga dapat melihat satu bagian dari tarian ini, bernama Takachiko Kagura, setiap hari sepanjang tahun di Kuil Takachiho. Apa itu Tarian Yokagura? Yokagura adalah tarian untuk dewa-dewa yang disembah di setiap desa. Sepanjang satu malam, penari akan menari 33 tarian. Pada umumnya, ritual ini dilakukan pada musim gugur dan dingin untuk berdoa untuk panen yang sukses di 20 desa. Di tarian ini, Anda dapat menemukan banyak representasi tokoh dari cerita rakyat dan legenda Jepang. Yokagura dinamakan sebagai Properti Kebudayaan Foklor Tak Benda pada tahun 1978.

    11.sep 2018

Read More