Introduksi
Informasi
Tempat untuk Dilihat
Lainnya
Lainnya
Lainnya
Lainnya
Konklusi

Setiap kota dan prefektur di Jepang memiliki budaya makanan yang unik. Ketika Anda datang ke Jepang, Anda harus cobai masakan-masakan lokalnya. Di dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan beberapa masakan lokal prefektur Akita.

Mengenai Prefektur Akita

Prefektur Akita terletak di barat laut Jepang, di wilayah Tohoku. Akita adalah ibu kota dari prefektur ini. Sejak prefektur ini terletak di utara, musim panas di sini lebih sejuk dan pada musim dingin, kota ini akan dipenuhi dengan salju.

Akita juga dikenal untuk tradisi namahagenya di semenanjung Oga, dimana “Setan” berkeliaran di perumahan pada malam tahun baru untuk menyingkirkan roh jahat, dan alam yang dipenuhi dengan pegunungan dan pantai yang indah.

Masakan Lokal vs. Masakan Tradisional

Masakan lokal (ご当地グルメ; gourmet gotochi) dan masakan tradisional (郷土料理; kyodo ryori) adalah masakan yang berbeda.

Gourmet gotochi, atau masakan lokal, adalah masakan yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir ini, pada umumnya sebagai cara untuk meningkatkan perekonomian kota tersebut. Kudo ryori, atau masakan tradisional, adalah masakan yang pada umumnya menggunakan bahan masakan lokal dan telah dicintai oleh warganya untuk waktu yang lama.

1. Kiritanpo


Kiritanpo bakar

Salah satu masakan tradisional paling terkenal di Akita adalah kiritanpo. Kiritanpo adalah nasi bakar dengan bentuk seperti sate. Dikatakan bahwa asal mula kiritanpo adalah ketika pemburu menggunakan sisa nasinya dan memasukannya ke panci panas untuk makan seperti hotpot.


Cara paling terkenal untuk memakan kiritanpo: Di dalam hotpot

Akita adalah salah satu prefektur produser nasi terbesar di Jepang, dan masakan ini menggunakan nasi yang dipanen di prefektur ini. Nasi ini dimasak, ditumbuk dan ditusuk, lalu dipanggang. Terdapat banyak cara untuk menikmati kiritanpo, seperti dengan miso, tetapi cara yang paling terkenal adalah untuk memasukinya ke dalam hotpot.

Rekomendasi: Akita Kiritanpo-ya


Akita Kiritanpo-ya di depan Stasiun Akita

Di Akita Kiritanpo-ya, terletak tepat di sebelah Stasiun Akita (Akita Station), Anda dapat mencobai berbagai masakan tradisional Akita yang lezat, seperti kiritanpo.

Cobai Matagi-no-Kiritanpo Hot Pot! “Matagi” berarti pemburu, dan hotpot ini menyerupai hotpot yang dimasak oleh pemburu pada saat itu. Matagi-no-Kiritanpo menggunakan kaldu miso di supnya, sementara kiritanpo hotpot yang biasa tidak menggunakannya. Hotpot ini juga termasuk daging kelinci dan babi hutan, karena ini adalah masakan pemburu.

Restoran ini juga bertema pemburu. Pada dinding restoran ini, terdapat peralatan berburu dan pertanian. Restoran ini mempunyai dua cabang di Kota Akita, dan satunya terletak di depan Stasiun Akita.

Akita Kiritanpo-ya

2-7-6 Nakadori, Akita-shi, Akita
018-801-2345

2. Inaniwa Udon


Inaniwa udon; lebih tipis dari mie udon biasa

IBerasal dari kota Yuzawa, Inaniwa Udon adalah mie udon yang lebih tipis dari mie udon biasa. Udon ini dibuat dengan tepung, garam dan pati yang ditarik dan dipotong dengan tangan.

Udon ini diciptakan pada zaman Edo, sekitar 340 tahun yang lalu, dan pada saat itu, udon ini dilihat sebagai masakan mewah.


Inaniwa Udon, disajikan dengan sup celup

Inaniwa Udon dibuat dengan proses memijat, memutar, meregang dan menjemur. Mie udon ini tipis tetapi kenyal dan sangat lezat.

Rekomendasi: Sato Yosuke

<amp-img width="1000px" height="483px" src="https://s3-ap-northeast-1.amazonaws.com/thegate/2019/06/13/18/24/05/Akita-Sato-Honten.jpg" layout="responsive" alt=""Sato Yosuke Honten Inaniwa Udon
"">
Sato Yosuke Sohonten (Kredit foto: 佐藤養助商店)

Sato Yosuke telah berspesialisasi dalam udon untuk 150 tahun. Restoran ini didirikan oleh Sato Kichizaemon, orang yang sangat terlibat dalam mengembangkan budaya inaniwa udon.

Terdapat 8 restoran Sato Yosuke di prefektur Akita. Anda bahkan dapat menemukannya di Tokyo dan Korea, tetapi Restoran utama di Yuzawa tetap layak dikunjungi.

Di sohonten, atau restoran utama, Anda dapat melihat proses pembuatan inaniwa udon, dan bahkan dapat mencoba beberapa bagian dari pembuatannya.

Category: Mie

Sato Yosuke Sohonten

80 Inaniwa, Inaniwa-cho, Yuzawa-shi, Akita
0183-43-2911

3. Shottsuru Nabe


Shottsuru Hotpot

“Shottsuru” adalah sup ikan yang difermentasi, dan salah satu bumbu yang paling terkenal dari prefektur Akita. Shottsuru nabe adalah hotpot yang menggunakan shottsuru.

Di dalam hotpot ini adalah ikan seperti hata-hata (sandfish Jepang) dan berbagai sayuran yang dimasakan dengan kaldu ikan yang kaya. Shottsuru nabe adalah makanan yang dicintai oleh penduduk lokal sebagai makanan yang sehat dan mengharukan, terutama pada musim dingin.

Anda dapat mencobai shottsuru nabe di berbagai restoran masakan tradisional Akita di prefektur ini.

4. Yokote Yakisoba


Yokote yakisoba

Yoko Yakisoba adalah salah satu masakan “Gourmet gotochi” utama Akita. Yoko Yakisoba bahkan memenangkan tempat pertama di B-1 Grand Prix, kompetisi untuk “gourmet gotochi” (masakan lokal) terbaik di Jepang.


Mie tebal Yokote Yakisoba

Yokote Yakisoba, dibandingkan dengan yakisoba (mie panggang dimasak dengan saus) yang biasa, menggunakan mie yang lebih tebal, dan telor goreng dan fukujinzuke di atasnya. Saus mienya juga lebih ringan dibangingkan dengan yakisoba biasa.

Makan yokote yakisoba seperti penduduk lokal dengan mencapuri kuning telurnya dengan mie. Saus ringan yang tebal ini sangat cocok dengan kuning telur.

Rekomendasi: Ganso Kamiya Yakisoba-ya

Ganso Kamiya Yakisoba-ya, di kota Yokote, adalah tempat di mana yokote yakisoba dilahirkan. Masakan ini diciptakan setelah Perang Dunia II.

Di Yokote, kompetisi yokote yakisoba diadakan setiap tahun untuk memutuskan restoran yokote yakisoba terbaik pada tahun tersebut. Ganso Kamiya Yakisoba-ya telah menang dalam dalam kompetisi ini.

Ganso Kamiya Yakisoba-ya memiliki beberapa variasi yokote yakisoba, seperti tanpa telur, dengan roti panggang bukan daging giling, dan lainnya.

Es Krim Babahera


Es krim babahera disaji dalam bentuk mawar

Es Krim Babahera biasanya dijual pada musim panas. “Baba” berarti nenek”, dan “hera” adalah spatula yang digunakan untuk menyajikan es krim. Es krim ini biasanya dijual di pinggir jalan.

Es krim rasa pisang dan es krim rasa stroberi disajikan dalam cone yang sama. “Baba” akan menyajikan es krimnya dengan spatula, dan beberapa darinya lebih kreatif dan membuat es krim bentuk mawar.

Dimana untuk Membeli Es Krim Babahera


Cari payung warna-warni!

Anda tidak dapat menemukan es krim babahera di dalam toko. Es krim ini pada umumnya di jual di tepi jalan. Jika Anda melihat pedagang kaki lima dengan payung yang warna warni, Anda telah menemukan es krim babahera.

Anda biasanya dapat menemukan es krim babahera di Jalan Tol 7 (Highway 7). Pada saat acara seperti festival kembang es krim, Anda dapat menemukan es krim babahera di sekitarnya.

Berbagai Masakan Lokal Akita

Akita memiliki berbagai masakan lokal yang menggunakan berbagai bahan masakan lokal, karena lokasi prefekturnya yang terletak di dekat pantai dan bukit yang dalam. Banyak masakan-masakan Akita lainnya yang tidak diperkenalkan di artikel ini, jadi ayo kunjungi Akita dan cobai masakan lokalnya!