Sejarah
Tempat untuk Dilihat
Acara
Akses
Sekitar
Lainnya
Lainnya

Shinjuku merupakan salah satu kota tersibuk di Tokyo dan di dunia; Stasiun Shinjuku (Shinjuku Station) didatangi oleh lebih dari 3.5 juta orang setiap hari (2016). Satu sisi dari stasiun Shinjuku menunjukkan kota yang dipenuhi dengan pencakar langit dan gedung kantor. Sisi lain dari stasiun Shinjuku menunjukkan Kabuki-cho, distrik hiburan yang dipenuhi gemerlap lampu neon papan reklame. Tetapi, 15 menit dari Stasiun Shinjuku adalah Shinjuku Gyoen, taman nasional yang dicintai oleh penduduk Tokyo dan turis. Taman nasional ini memberikan suasana alam spektakuler yang akan membuat anda lupa kalau Anda sedang di Shinjuku.

Sejarah

Awal Dari Shinjuku Gyoen

Sejarah Shinjuku Gyoen dimulai pada tahun 1590 ketika Ieyasu Tokugawa, Shogun (komanda militer), memberi Naito Kiyonari, daimyo setia (tuan feodal), tanah yang luas. Tanah ini mempunyai luas 58.3 hektar dan diberikan kepada Naito untuk mempertahankan dan mengawasi area tersebut. Naito akhirnya membangun tempat tinggalnya sendiri di tanah itu yang kita kenal sekarang sebagai Shinjuku Gyoen.

Sebagai Pusat Pemeriksaan Pertanian dan Kebun Raya

Pada awal zaman Meiji (1868 – 1912), tanah Naito dibeli oleh pemerintahan kekaisaran untuk membangun pusat pemeriksaan untuk perkembangan pertanian. Tempat ini dinamai “Pusat Pemeriksaan Naito Shinjuku” atau “Naito Shinjuku Examination Center” dan digunakan untung mengolah buah dan sayur bersama dengan peternakan dan pertanian sutra. Setelah lima tahun, “Pusat Pemeriksaan Naito Shinjuku” diubah menjadi
“Kebun Raya Shinjuku” atau “Shinjuku Botanical Garden”, ketika taman ini menjadi properti kekaisaran Jepang. Perubahan dari pusat pemeriksaan menjadi kebun raya dapat dilihat sebagai langkah pertama taman ini menjadi taman yang kita kenal sekarang.

Menjadi Taman Nasional

Pada tahun 1898, rencana untuk membangun ulang Kebun Raya Shinjuku sebagai taman kekaisaran dimulai. Fukuba Hayato, pengebun yang diakui, menyelenggarakan proyek ini, dan pada akhirnya menyelenggarakan Shinjuku Gyoen selama 40 tahun. Karya beliau menerima pengakuan yang hebat dari pengebun yang terkenal di dunia seperti professor Henri Martine pada Expositions universelles de Paris tahun 1900. Martine ikut serta dalam proyek pembangunan Shinjuku Gyoen dan pembangunan taman ini dimulai pada tahun 1901. Taman ini diselesaikan 5 tahun kemudian dan dinamakan “Shinjuku Gyoen”. Taman ini seringkali digunakan untuk tujuan kekaisaran Jepang. Kaisar Meiji juga mengunjungi taman ini untuk merayakan pembukaanya. Fasilitas seperti clubhouse, kedai teh dan lapangan golf 9 hole dibangun di taman ini.

Shinjuku Gyoen in Recent Years

Tetapi, Shinjuku Gyoen hancur akibat serangan udara pada tahun 1945 ketika Perang Dunia II. Rekonstruksi taman ini tidak dilakukan tepat setelah perang selesai. Taman ini digunakan sebagai tanah pertanian karena bencana kelaparan yang terjadi di Jepang pada saat itu. Pada tahun 1947, konstitusi Jepang yang baru menjadikan Shinjuku Gyoen sebagai Taman Nasional. Dua tahun setelah klasifikasinya sebagai Taman Nasional, Shinjuku Gyoen dibuka untuk umum.

Fakta: Hanya ada 3 taman nasional di Jepang: Shinjuku Gyoen, Koukyo Gaien (Tokyo) dan Kyoto Gyoen (Kyoto). Ketiga taman ini melambangkan perdamaian.

Tempat untuk Dilihat

Taman Tradisional Jepang - 日本庭園

Jalan kaki beberapa menit melalui gerbang Shinjuku (Shinjuku Gate) dan Anda akan melihat danau. Area ini adalah taman tradisional Jepang. Jalur melingkar, kaiyu-shiki, dibangun disekitar danau ini sehingga pengunjung dapat berjalan disekitar taman ini dan menikmati pemandangannya dari berbagai tempat. Pada musim gugur, daun-daun di taman ini berubah warna menjadi orange-kemerahan dan memberi pemandangan yang menakjubkan. Pemandangan ini akan membuat Anda lupa bahwa Anda masih berada di pusat Tokyo.

Di bagian selatan dari taman Jepang, Anda dapat melihat bangunan bergaya Cina. Meskipun bangunan ini mungkin tidak terlihat terlalu cocok dengan lingkungan sekitarnya, bangunan ini merupakan bagian dari sejarah Shinjuku Gyoen. Kyu-Goryotei, nama dari bangunan ini, adalah hadiah pernikahan dari komunitas Taiwan di Jepang kepada Kaisar Showa. Dari sini, anda dapat menikmati pemandangan panorama taman Jepang.


Taman Jepang pada musim gugur

Hahato-kono-mori (Hutan Ibu dan Anak) - 母と子の森

Di bagian barat dari taman Jepang adalah hahato-kono-mori, yang berarti “hutan ibu dan anak”. Tempat yang dipenuhi dengan tanaman ini dibuat untuk anak-anak sebagai tempat yang memperbolehkan anak-anak di Tokyo untuk bermain dan menghabiskan waktunya di alam. Hutan ini seringkali mengadakan acara untuk orang tua dan anaknya untuk menjelajahi hutan dan berteman dengan hewan-hewannya, seperti serangga dan mahkluk kecil lainnya.

Taman Lanskap Inggris - イギリス風景式庭園


Taman Lanskap Inggris

Berjalan melalui taman Jepang ke bagian timur, Anda akan menemukan area rumput yang luas. Tempat ini merupakan taman khas Inggris dan merupakan taman yang terbesar di antara 3 taman bertema di Shinjuku Gyoen. Tempat ini ideal untuk bertiduran dan menikmati matahari Jepang. Di pusat taman khas Inggris, Anda akan menemukan pohon-pohon yang bertinggi 30 meter. Pohon-pohon ini adalah pohon tulip dan merupakan simbol Shinjuku Gyoen. Pada bulan Mei, anda dapat melihat bunga-bunga kuning kehijauan mekar di pohon ini.

Di bagian utara taman khas Inggris, Anda akan menemukan bendungan bergaya barat. Dibangun pada tahun 1896, bangunan ini digunakan sebagai tempat beristirahat untuk keluarga kekaisaran dan sekarang dijadikan sebagai clubhouse. Bangunan ini dan bangunan bergaya Cina di Taman Jepang (Kyu-Goryotei) adalah satu-satunya bangunan yang selamat dari serangan udara pada Perang Dunia II.


Rumah Kaca

Di dalam rumah kaca, Anda dapat menemukan berbagai tanaman dari luar negeri.

Taman Formal Perancis - フランス式整形庭園

Taman Formal Perancis terletak di ujung barat taman. Taman ini sangat simetris, dan membuatnya berbeda dari taman-taman yang lain. Lebih dari seratus jenis bunga ditanam secara tepat dan membuat lanskap yang sangat unik setiap musim. Pohon Sycamore ditanam di sekitar taman ini dan memberi taman ini pemandangan yang sempurna.


Taman Formal Perancis

Kolam Tamamo

Shinjuku Gyoen dahulunya merupakan tempat tinggal keluarga Naito. Di sinilah terletak taman mereka, Tamagawa-en, dan atmosfer Edo masih dapat dirasakan ketika anda mengunjungi kolam ini. Dibandingkan dengan taman-taman Jepang yang lain, taman ini lebih kecil. Tetapi, danau, jembatan kayu dan pohon pinus yang terdapat di taman ini memberi suasana yang tenang kepada para pengunjung.


Kolam Tamano

Acara

Acara Spesial Musim Semi - 春の特別開園 (Mar. – Apr.)

Shinjuku Gyoen merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat bunga sakura karena musim sakuranya yang lebih panjang. Dengan 65 jenis bunga sakura yang dalam total berjumlah 1,100, musim sakura di Shinjuku Gyoen dimulai dari bulan Januari sampai akhir April. Kanzakura (Berarti pohon sakura dingin) mekar pada musim dingin, dan jenis bunga sakura yang lebih tradisional, seperti someiyoshino, mekar pada musim semi. Hal lain yang menarik di taman ini adalah variasi warna bunga sakura. Pada umumnya, bunga sakura berwarna pink, dari warna magenta yang gelap sampai warna yang pucat. Di Shinjuku Gyoen, selain bunga sakura berwarna pink, Anda juga dapat melihat warna lain seperti kuning, merah dan hijau.

Shinjuku Gyoen terkenal untuk acara hanami (Tradisi Jepang untuk memandang sakura) yang dibuka setiap hari dari 25 Maret sampai 24 April. Nikmati pemandangan bunga sakura pada musim terindah di Jepang!

Acara lain yang merayakan mekarnya sakura adalah “Cherry Blossom Viewing Party”. Diadakan di Shinjuku Gyoen setiap tahun oleh Perdana Menteri Jepang, acara ini sangat eksklusif dan adalah acara khusus undangan. Selebriti seperti atlet, komedian, aktor dan aktris diundang ke acara ini.


Sakura di musim semi

Eksibisi Bunga Krisan - 菊花壇展 (Nov.)

Bersama bunga sakura, bunga krisan merupakan bunga favorit di Jepang. Pada tahun 1868, tahun pertama zaman Meiji, bunga krisan dijadikan sebagai lambang negara dan kekaisaran Jepang. Sejak itu, Shinjuku Gyoen memulai penanaman bunga krisan.

Musim terbaik untuk melihat bunga Krisan adalah bulan November, ketika eksibisi bunga krisan diadakan di taman Jepang. Acara ini awalnya diadakan hanya kepada keluarga kekaisaran dan diadakan di Akasaka. Tempat acara ini diganti menjadi Shinjuku Gyoen pada awal zaman Showa (1926 – 1988), dan ketika Shinjuku Gyoen dijadikan taman nasional, acara ini menjadi publik.

Eksibisi bunga krisan ini diadakan dari 1 sampai 15 November, di mana bunga-bunga krisan dihias dengan cara yang berbeda.


Eksibisi bunga krisan

Akses

Stasiun terdekat:
・Shinjuku Station (JR Yamanote Line JY17/Tokyo Metro Marunnouchi Line M08/Keio Line KO01/Odakyu Line OH01)
・Shinjuku-gyoemmae Station (Tokyo Metro Marunouchi Line M10)
・Shinjuku-sanchome Station (Tokyo Metro Marunouchi Line M09/Toei Shinjuku Line S-02)

Dari Tokyo Station 東京駅 ¥200

【Tokyo Sta.】Marunouchi Line / for Ogikubo
→【Shinjuku-gyoemmae Sta.】dari Exit 2 → Jalan kaki sekitar 5 menit

Dari Narita Airport 成田空港 ¥2670

【Narita Airport Sta.】Keisei Narita Sky Access / for Misakiguchi
→【Higashi-hihombashi Sta.】about a 5-minute walk
→【Bakuro-yokoyama Sta.】→ Toei Shinjuku Line / for Hashimoto
→【Shinjuku-sanchome Sta.】dari Exit E5 → Jalan kaki sekitar 10 menit

Dari Haneda Airport 羽田空港 ¥710

【Haneda Airport Internarional Terminal Sta.】Keikyu Line Airport Express / for Sengakuji
→【Shinagawa Sta.】JR Yamanote Line / for Shibuya and Shinjuku
→【Shinjuku Sta.】dari South Exit → Jalan kaki sekitar 15 menit

Information

Address
11 Naito-machi, Shinjuku-ku, Tokyo 
Phone
03-3341-1461
Hours
Selasa sampai Minggu: 9:00a.m. sampai 4:30p.m. 
(last entry pada 4:00p.m.)
Closed
Senin (Selasa jika terdapat hari libur nasional pada hari Senin)
Liburan akhir tahun (29 Des. Sampai 3 Jan.)
Fee
General: ¥200 (150)

SD/SMP: ¥50 (25)

Bayi: Free

*Harga (¥) adalah biaya untuk kelompok sebesar 30 orang atau lebih 

【Akses Tahunan (Annual passport)】 
・General: ¥1000
・SD/SMP: ¥500

Tempat Wisata di Sekitar

Kuil Meiji-jingu - 明治神宮

Meiji-jingu terletak sekitar 20 sampai 30 menit dari Shinjuku Gyoen. Kuil ini mengabadikan Kaisar Meiji dan istrinya, Putri Shoken, dan merupakan salah satu kuil terbesar di Tokyo. Meiji Jingu juga terkadang menyelenggarakan acara seperti sumo dan festival anak-anak. Kuil ini juga terkenal ketika hatsu-mode, acara tahun baru tradisional di Jepang dimana penduduk mengunjungi kuil. Seperti Shinjuku Gyoen, kuil ini dikelilingi dengan alam yang akan membuat Anda lupa bahwa Anda sedang berada di pusat Tokyo.

Isetan Shinjuku

Dikenal untuk merek-merek yang mewah, Isetan Shinjuku merupakan mall yang paling terkenal di Tokyo. Di dalam mall ini juga terdapat restoran dan kafe yang melayani makanan dalam harga yang terjangkau.

NEWoMan

Dibuka pada tahun 2016, NEWoMan (Diucapkan seperti ‘new-man’) merupakan mall konseptual yang ditargetkan untuk wanita. Di dalam mall ini adalah butik modis dan restoran dan kafe yang nyaman. Tempat ini tepat untuk Anda yang ingin berbelanja atau juga beristirahat sebentar untuk minum kopi.