Sejarah
Tempat untuk Dilihat
Acara
Akses
Sekitar
Lainnya

Jika anda memiliki rencana untuk mendatangi Akihabara saat mengunjungi Tokyo, anda dapat kunjungi Kuil Kanda Myojin untuk melihat “The Guardian of Tokyo”, atau “Pengawal Tokyo”. Berbeda dengan Pusat Elektronik Akihabara yang terletak di dekatnya, Kanda Myojin merupakan tempat perlindungan yang tenang dan mempunyai sejarah sepanjang 1,200 tahun. Kanda Myojin mendapat julukannya sebagai “The Guardian of Tokyo” atau pengawal Tokyo karena sejarahnya yang panjang untuk prajurit samurai dan daimyo yang menghormati dan menyembah kuil ini. Fasad vermilion di aula utama yang menakjubkan ini hanya merupakan alas dari keindahan Kanda Myojin.

Sejarah Kanda Myojin

Awal Kanda Myojin

Pada tahun 730, Makan Daomi membangun Kanda Myojin di tempat yang sekarang bernama Chiyoda. Menurut legenda, Makan Daomi, yang dikatakan sebagai leluhur Onamuchi no Mikoto, Dewa perkawinan dan cinta. Pada zaman Sengoku, (c. 1467 – 1603), prajurit terhormat seperti Ota Dokan, Hojo Ujitsuna dan Tokugawa Ieyasu menyembah di kuil Kanda Myojin. Khususnya, Tokugawa Ieyasu berulang kali memuja di kuil ini setelah kemenangannya di Pertempuran Segikahara, di mana beliau menerima gelar shogun. Hari kemenangan Tokugawa Ieyasu secara kebetulan sama dengan Festival Kanda, yang membuat Tokugawa percaya bahwa kuil ini memberikan dia kekuatan dan kemenangan di Pertempuran Segikahara.

Kanda Myojin pada Zaman Edo (1603-1867)

Klan Tokugawa meluaskan tanah kuil ini untuk memperbesar skala dari Festival Kanda. Pada tahun 1616, Kanda Myojin di relokasikan ke tempat saat ini, yang sebelumnya merupakan tempat gerbang timur laut Istana Edo takhayul yang bernasib sial. Kuil ini dihormati dan disembah oleh rakyat jelata juga, dan menjulukinya sebagai ‘Pengawal Edo’ atau “Guardian of Edo” (江戸総鎮守). Pada saat ini, Festival Kanda menjadi festival yang dirayakan diseluruh Edo, di mana dua mikohoshi (kuil portabel) dibawa sekitar dan ke dalam Istana Edo. Banyak juga parade yang diadakan di kota pada saat itu.

Pasca Malapetaka Edo

Pada zaman Meiji, Kanda Myojin menjadi salah satu dari 12 kuil utama di Tokyo (Junchoku-jinja; 準勅神社) dan salah satu kuil yang paling berpengaruh di Tokyo (Tokyo-fusha; 東京府社). Dengan pengunjungan pertama kali oleh Kaisar Meiji pada tahun 1874, Kanda Myojin berkembang menjadi salah satu kuil terkenal di Jepang dan dinamakan “Pengawal Tokyo” atau “Guardian of Tokyo”.

Gempa Bumi Besar Kanto 1923 membakar aula utama Kanda Myojin. Dengan sumbangan dari seluruh Tokyo, aula utama dibangun kembali pada tahun 1934 dengan bingkai besi dan struktur beton bertulang, untuk memastikan keselamatan kuil ini di bencana-bencana yang akan datang. Pada saat inilah, aula utama dari Kanda Myojin transformasi menjadi fasad vermilion yang ikonis.

Meskipun bangunan lain di tempat kuil ini terbakar di Pengeboman Tokyo pada Perang Dunia II, aula utama tidak hancur karena pembangunan barunya yang kokoh. Setelah perang, bangunan baru seperti aula pernikahan atau “Wedding Hall” dibangun.

Kanda Myojin Saat Ini

Pada awal zaman Meiji pada tahun 1989, Kanda Myojin melakukan proyek renovasi dan rekonstruksi. Aula utama Kanda Myojin di cat kembali dan bangunan tersebut dibetulkan. Selain itu, bangunan baru seperti Museum Kanda Myojin dibangun.

Aula Utama - 本殿

Aula utama, atau Main Hall atau Honden Kanda Myojin

Aula utama, atau Main Hall atau Honden Kanda Myojin

Struktur vermilion di aula utama yang menakjubkan ini dibangun pada tahun 1934 setelah Gempa Bumi Besar Kanto 1923 menghancurkan aula utama sebelumnya. Aula utama Kanda Myojin menggabungkan aula persembahan, aula berdoa, dapur persiapan dan tempat penyimpanan harta karun di dalam satu bangunan. Aula berdoa, atau prayer hall, berbeda dengan aula-aula berdoa lainnya yang ada pada zaman itu. Aula berdoa di Kanda Myojin terletak di tanah, maka dari itu pengunjung dapat berdoa tanpa melepaskan sepatunya (Karena penggunaan sepatu dilanggarkan ketika masuk kuil). Pada tahun 2003, yaitu pada tahun perayaan 400 tahun sejak pembukaannya pada zaman Edo, aula utama ini dijadikan sebagai salah satu Properti Kebudayaan Jepang (有形文化財 yūkei bunkazai).

Museum Kanda Myojin

Mikoshi Kanda Myojin selama Festival Kanda

Mikoshi selama Kanda-sai
Dibuka pada tahun 1998, Museum Kanda Myojin merayakan Festival Kanda dan signifikansi historis-nya. Anda dapat melihat dokumen-dokumen yang terkait dengan festival ini dan model kecil mikoshi dan dashi yang digunakan di Festival Kanda di lantai kedua museum ini. Di lantai ketiga terdapat tempat penyimpanan harta karun yang menampilkan barang-barang langkah yang terkait dengan Festival Kanda. Setiap lantai menampilkan nishiki-e, yang merupakan teknik cukil kayu yang menggandakan lukisan, yang berkembang pada zaman Edo.

Jam Buka: Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional dari jam 10:00a.m. sampai 4:00p.m.
Biaya: ¥300 untuk dewasa, ¥200 untuk anak dan siswa.

Zuishin-mon - 随神門

Eksterior Gerbang Zuishin-mon Kanda Myojin

Zuishin-mon
Gerbang yang terletak di awal perjalanan anda di Kanda Myojin adalah Zuishin-mon. DIbangun pada tahun 1975, gerbang ini dibangun untuk memperingati penobatan Kaisar Showa tahun ke-50. Pada gerbang ini, anda dapat melihat pahatan dewa-dewa dan legenda Jepang. Dua dewa mengawal gerbang masuk ini dan menjaga pekarangan kuil ini. .

Dewa dan Patung

Kanda Myojin menyembah tiga dewa, dan Anda dapat melihat dua dari tiga patung dewa tersebut.

Patung Ebisu-sama- えびす様像

Patung Ebisu-sama di Kuil Kanda

Patung Ebisu-sama

Salah satu dewa yang disembah di Kanda Myojin adalah Ebisu-sama, dewa yang disembah untuk kemakmuran bisnis. Selain membantu bisnis menjadi makmur, Ebisu-sama juga dewa kesehatan dan keberuntungan. Menurut legenda, Ebisu-sama menciptakan pulau-pulau Jepang bersama Daikoku-sama.

Patung Daikoku-sama - だいこく様像

Patung Daikoku-sama  Kanda Myojin

Patung Daikoku-sama
Onamuchi no Mikoto, atau lebih dikenal sebagai Daikoku-sama, adalah dewa perkawinan dan cinta. Legenda mengatakan bahwa Daikoku-sama menciptakan pulau-pulau Jepang bersama Ebisu-sama (Dewa kemakmuran bisnis).

Taira no Masakado - 平将門

Dewa ketiga di Kanda Myojin tidak mempunyai patung, tetapi sama pentingnya. Masakado-sama, prajurit yang menjadi dewa, adalah dewa pencegahan bencana. Pada zaman Heian (794 – 1185), Taira no Masakado bertarung untuk rakyat jelata melawan pemerintahan pusat. Melalui hal ini, Taira no Masakado dihormati oleh rakyat jelata dan pada akhirnya dijadikan sebagai dewa.

Souvenirs Spesial

Omamori (お守り) adalah jimat Jepang dijual di Kanda Myojin yang mempunyai pesona unik. Dengan tema elektrik Akihabara, Kanda Myojin memberi omamori untuk “Perlindungan IT” atau “IT protection (IT情報安全守護)”. Omamori ini melambangkan microchip, dan memberi perlindungan di bidang IT – seperti virus komputer. Omamori ini dijual di sekitar kuil untuk ¥1,000.

Acara

Festival Kanda - 神田祭 (Mei)

Festival Kanda Tokyo Kanda Myojin

Festival Kanda

Festival Kanda merupakan salah satu dari tiga festival terbaik di Tokyo. Pertama kali dirayakan pada abad ke-17, Festival Kanda diperbesar setelah kemenangan Tokugawa di Pertempuran Sekigahara, di mana dia menerima gelar shogun untuk beberapa dekade mendatang. Acara utama di festival ini adalah Shinkosai (神幸祭), di mana tiga mikoshi, satu mikoshi untuk satu dewa yang disembah di Kanda Myojin, diusung sepanjang kota tua Tokyo. Shinkosai hanya dilakukan dalam satu hari, tetapi lebih dari 300,000 pengunjung datang untung melihat acara ini. Keseluruhan festival ini berlangsung selama satu minggu di pertengahan bulan Mei.

Festival Musim Panas - 神田明神納涼祭り (Agu.)

Festival Musim Panas atau ‘Summer Festival’ ini diadakan pada pertengahan Agustus dan merupakan salah satu acara terbaru di Kanda Myojin. Anda dapat menyaksikan tarian bon-odori dan menikmati makanan dan bir-nya di festival ini..

Festival Daikoku - だいこく祭り (Jan.)

Daikoku-sama, dewa utama yang disembah di Kanda-Myojin, dirayakan pada Festival Daikoku. Dua bhiksu, satu berpakaian seperti Daikoku-sama dan yang lain berpakaian seperti Ebisu-sama, menggoyangkan kozuchi mereka (alat kecil berbentuk martil). Di atas kepala pengunjung untung kesuksesan di perkawinan dan urusan keluarga. Acara lain yang diadakan pada Festival Daikoku adalah Kanchu Misogi, tradisi permurnian yang diadakan di kuil ini setiap tahun. Peserta dapat memurnikan badan dan hati mereka dengan mandi di air es dingin dan hanya menggunakan fundoshi (pakaian dalam tradisional untuk lelaki) dan shiroshozoku (garmen putih tradisional untuk wanita). Festival ini diadakan pada pertengahan bulan Januari.

Akses

Stasiun terdekat: Ochanomizu Station 御茶ノ水駅 (JR Lines JC03/JB18, Tokyo Metro Marunouchi Line M20)

Dari Shinjuku Station 新宿駅

【Shinjuku Sta.】JR Chuo Line Rapid Servie / for Tokyo
→【JR Ochanomizu Sta.】dari Hijiribashi exit → Jalan kaki sekitar 5 menit

Dari Tokyo Station 東京駅

【Tokyo Sta.】JR Chuo Line Rapid Service / for Ome or Takao
→【JR Ochanomizu Sta.】dari Hijiribashi exit → Jalan kaki sekitar 5 menit

Dari Narita Airport 成田空港

【Narita Airport Sta.】Skyliner / for Keisei Ueno
→【Nippori Sta.】JR Yamanote Line / for Ueno
→【JR Ochanomizu Sta.】dari Hijiribashi exit → Jalan kaki sekitar 5 menit

Dari Haneda Airport 羽田空港

【Haneda Airport Sta.】Tokyo Monorail / for Hamamatsucho
→【Hamamatsucho Sta.】Keihin Tohoku Line / for Omiya
→【Kanda Sta.】JR Chuo Line Rapid Service / for Ome or Takao
→【JR Ochanomizu Sta.】dari Hijiribashi exit → Jalan kaki sekitar 5 menit

Information

Address
2-16-2 Sotokanda, Chiyoda-ku, Tokyo
Phone
03-3254-0753
Hours
Buka 24 jam (Lampu dimatikan pada 11:00p.m.)
Closed
Buka sepanjang tahun
Fee
Gratis

Tempat Wisata di Sekitar

Pusat Elektronik Akihabara - 秋葉原電気街

Distrik Akihabara adalah tempat yang unik, dan spesialisasi di barang-barang elektronik. Setelah Perang Dunia II, daerah Akihabara dipenuhi dengan pasar gelap yang menjual radio dan bagian radio, dan menjadi dasar dari pusat elektronik yang kita kenal saat ini. Setiap musim semi, panas dan gugur, banyak toko di distrik ini melakukan sale yang sangat besar. Sale pada musim ini dikenal sebagai Akihabara Electronic Festival. Selain peralatan elektronik, anda juga dapat menemukan banyak maid cafés, Gundam Café dan Teater AKB48 disini.

Yushima Seido - 湯島聖堂

Kuil Konghucu dan pusat belajar (study center) ini dibangun pada tahun 1630. Dibangun oleh pemerintah Tokugawa untuk menyebar agama Khonghucu, bangunan ini digunakan sebagai fasilitas pendidikan untuk sebagian besar sejarahnya. Setelah Restorasi Meiji, Yushima Seido dijadikan pusat Pendidikan dan merupakan dasar dari Universitas Tokyo, Universitas Tsukuba dan Universitas Ochanomizu. Karena latar belakang pendidikannya, banya siswa datang kesini dan berdoa untuk diterima di sekolah pilihannya.